Smiley face Smiley face
Smiley face
Beranda > Berita dan Artikel > Detail
 
Smiley face

Berita & Artikel

Subscribe our newsletters

We will never send you spam or some other trash

 
 
Smiley face

Jangan Abaikan Sembelit

Dipublikasikan oleh admin pada hari Jumat, 13 Desember 2019


Sembelit atau konstipasi tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman tapi juga bisa meracuni tubuh dan menyebabkan masalah yang lebih serius.

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami sembelit atau bahasa medisnya konstipasi, setidaknya beberapa kali sepanjang fase hidupnya. Sembelit adalah kesulitan buang air besar (BAB) yang ditandai dengan feses yang keras dan BAB kurang dari 3 kali seminggu. Bahkan BAB yang kurang dari biasanya pun bisa disebut sembelit, misal,  sebelumnya BAB sekali sehari, kini menjadi dua hari atau tiga hari sekali.

Sembelit seringkali dianggap sebagai keluhan ringan, padahal bila tidak ditangani dengan tepat, sembelit bisa menimbulkan komplikasi serius, seperti ambein atau wasir, robek pada anus (fisura ani) dan perdarahan.

Penyebab sembelit

Sembelit seringkali disertai gejala yang khas seperti perut kembung  dan sering buang gas. Biasanya usia yang semakin tua atau makin terbatasnya aktivitas seseorang secara fisik, semakin besar kemungkinan mengalami sembelit.

Penyebab sembelit yang paling umum adalah pola makan yang buruk seperti kurang mengonsumsi serat, kurang minum, sering menunda BAB, kurang olahraga, perubahan kondisi WC dan sebagainya. Bila ada kelainan organ, sembelit bisa terjadi karena tumor, menyertai penyakit (ambeien atau wasir), gangguan hormon (kehamilan dan hipotiroidisme) dan efek samping dari obat (antasida, antikonvulsan dan antikolinergik).

 

Atasi sembelit

 

Sebelum menjadi masalah yang lebih serius, segera atasi sembelit dengan cara ini:

 

-Konsumsi serat

Serat yang terkandung di dalam sayuran dan buah-buahan, membantu mengendalikan gerakan usus dengan menyerap air untuk membentuk kotoran. Tapi, jika kotoran atau feses tidak terbentuk dengan baik, mengonsumsi serat dengan segera malah akan memperburuk situasi. Jadi, jangan hanya mengonsumsi serat saat sembelit, yang terbaik adalah makan serat setiap hari untuk mencegah sembelit.

 

-Olahraga lebih banyak

Latihan aerobik akan meningkatkan denyut jantung dan pernapasan, yang berguna untuk menstimuasi kontraksi otot di seluruh tubuh, termasuk di usus besar. Jadi, berolahraga setidaknya 30 menit sehari akan sangat membantu pergerakan usus.

 

-Minum cukup air putih

Sembelit terjadi ketika feses sangat keras dan kering, penyebab umumnya adalah dehidrasi. Cara terbaik untuk melihat apakah Anda sudah cukup terhidrasi atau belum adalah dengan melihat warna air seni. JIka air seni berwarna jernih artinya Anda cukup terhidrasi. Jika berwarna pekat, Anda harus memperbanyak minum air putih.

-Berjongkok

Ya, pada beberapa orang, posisi berjongkok akan mempermudah pengeluaran feses, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan BAB. Posisi jongkok akan memperkecil sudut antara tulang paha dan pelvis, sehingga Anda akan lebih bertenaga ketika mendorong feses keluar.

-Obat laksatif (pencahar)

Keluhan konstipasi bisa diatasi dengan obat laksatif ringan,  yang tidak mengiritasi mukosa usus, seperti LAXADINE.  Cara kerjanya adalah dengan mendorong air dari bagian tubuh lain masuk ke usus besar, menghambat reabsorbsi air,  sehingga kotoran menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. 

Tiap sendok takar (5 ml) LAXADINE mengandung Phenolphtalein, Paraffin  dan Gliserin. Sehingga, LAXADINE merupakan obat sembelit 3 in 1 yaitu memperbaiki kerja usus besar, melunakkan feses dan melicinkan jalannya feses.

Sifat LAXADINE yang noniritatif, non toksik, hanya bekerja pada kolon desenden dan sigmoid, dan masa kerja yang singkat, membuat pencahar ini aman dan nyaman digunakan, bahkan untuk anak-anak usia 6-12 tahun.

 

 
 
 
 
Copyright © 2017 PT Galenium Pharmasia Laboratories, All Rights Reserved